ISLAM = KEKERASAN ???

akhir – akhir ini di bulan ramadhan sering kali kita mendengar berita mengenai kekerasan yang dilakukan oleh beberapa organisasi “islam” yang bertindak dengan kekerasan dengan mengatasnamakan “islam” dan mengklaim kekerasan yang dilakukan tersebut adalah bagian dari perintah atau ajaran islam.

salah satu arti kata dari ISLAM ialah kedamaian dan berserah diri, apakah agama yang damai sebagaimana namanya juga memasukkan unsur kekerasan di dalamnya ?

sejak zaman rasul saww beliau selalu mengajarkan kedamaian dan kerukunan antar umat beragama, rasulullah saww menjamin seorang dzimmi yang berada dibawah pemerintahannya, tidak boleh dianiaya dan diperlakukan tidak adil, maka dari itu unsur yang dibawa oleh nabi ialah kelemah lembutan dan disebut sebagai rahmatan lil alamin. Islam juga menerima kehadiran dan keberagaman agama pada zaman itu dan tidak ada paksaan untuk masuk ke dalam agama islam.

Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri.

karena pada dasarnya islam membawa agama yang penuh dengan kasih sayang, lalu yang menjadi pertanyaan besar dari mana kekerasan di dalam islam berasal? bahkan di barat yang lebih parah lagi masyarakat tidak dapat membedakan antara teroris dengan islam. islam dianggap sebagai agama yang radikal yang tidak dapat hidup dengan agama lain. akan tetapi pada dasarnya islam jauh dari prasangka itu semua.

islam tidak membolehkan kekerasan kecuali untuk mempertahankan diri, islam tidak pernah sekalipun mengajarkan perang agresif, perang agresif bukanlah ajaran dalam islam

bahkan disaat membela diripun tidak boleh memerangi dengan melampaui batas

This slideshow requires JavaScript.

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas

jika dinegara islam saja seorang non muslim sangat dihormati dan diperhatikan haknya sebagai masyarakat, bagaimana dengan negara yang bukan sebagai negara islam. dinegara kita indonesia yang multikultural harus lebih saling menghormati menyikapi perbedaan yang ada.

kekerasan pada dasarnya menunjukkan sikap jahiliyah, karena kekerasan adalah pelarian dari dialog

berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s