Perseus 1

KELAHIRAN

Di sebuah kerajaan Argos, yunani kuno, terdapat seorang putri yang bernama Danae.. Ia adalah putri dari Acrisius, King of Argos..

Suatu hari, disebabkan rasa kecewa atas kesialannya karena tidak memiliki seorangpun putra, ia berkonsultasi dengan Oracle (Peramal/Juru Bicara Dewa) di Delphi. namun hasil konsultasinya sangat mengejutkan..

Oracle meramalkan bahwa anak dari Danae (baca: cucunya) akan membunuhnya suatu hari. Danae saat itu masih belum memiliki anak, dan untuk menjaganya tetap begitu, Acrisius pun memenjarakannya di sebuah penjara bawah tanah..

Zeus, tiba-tiba mendatangi Danae.. Ia muncul dalam wujud hujan koin emas di dalam ruang penjaranya dan menghamilinya..

tak lama, lahirlah dari rahim Danae seorang anak laki-laki yang diberi nama PERSEUS..

Acrisius yang takut akan ramalan kematiannya, namun tidak ingin memicu kemarahan dewa-dewa karena membunuh Keturunan Zeus dan Putri kandungnya sendiri, akhirnya menemukan suatu cara..

Ia memasukkan Danae dan Perseus ke dalam sebuah peti besar, kemudian peti tersebut dihanyutkan ke lautan..

PERSEUS DAN MEDUSA

peti itu terdampar di Pulau Seriphos, dimana mereka diangkat dan diselamatkan oleh seorang yang bernama Dictys yang kemudian membesarkan Perseus hingga dewasa.. Dyctis adalah saudara dari Polydectes, raja Pulau Seriphos..

Lama kelamaan, Polydectes jatuh cinta dengan Danae.. Namun Perseus sudah tumbuh besar dan menjaga ibunya dari paksaan Polydectes..
Raja pulau itu pun memiliki siasat untuk membuat Perseus meninggalkan pulaunya..

Ketika suatu hari Polydectes berusaha mendekati ibunya, Perseus kembali melarang Polydectes untuk mendekatinya.. Akhirnya Polydectes berkata bahwa ia akan menikahi seorang gadis yang bernama Hippodameia, seorang gadis yang sangat menyukai kuda,.. Polydectes pun menginginkan semua orang untuk memberikan hadiah yang sesuai kepada mempelainya..
Ketika ia menanyakan apa yang akan diberikan oleh Perseus,

“Apa yang akan kau berikan sebagai hadiah? Sepasukan Kuda? Kereta kuda? atau mungkin sekotak perhiasan?”

Perseus menjawab, “Jika dengan itu, kau akan meninggalkan dan tidak mengganggu ibuku lagi, apapun yang kumiliki akan kuberikan.. Sayangnya apa yang kumiliki tidak begitu berharga.. Sepasukan kuda, sekotak perhiasan, apapun, jika memang aku memilikinya pasti akan kuberikan.. Aku akan mengabdikan keringatku, tenagaku, apapun jika kau mau.. Aku bahkan akan membawakan kepala Medusa untukmu, jika memang itu dalam kuasaku..”

“Baiklah!!” Kata Polydectes. “Lakukan itu.. Bawakan kepala medusa untukku..”

Medusa adalah salah satu dari Gorgon Bersaudara.. Diantara ketiga gorgon itu, hanya Medusa lah yang tidak Immortal dan memiliki Ular di kepalanya sebagai pengganti rambut..
dulunya Medusa adalah seorang gadis cantik yang memiliki rambut keemasan, namun ia pernah berhubungan intim dengan Poseidon di Kuil Suci Athena.. Sang dewi kesal, karena ia tidak bisa meng-azab Poseidon, akhirnya ia pun menghukum Medusa.. mengutuknya menjadi ber-rambut ular dan buruk rupa sehingga siapapun yang melihatnya akan berubah menjadi batu..

Setelah menerima tugas itu, Untuk waktu yang lama Perseus berkelana tanpa tujuan dan tanpa harapan untuk menemukan tempat tinggal para gorgon.. Ditengah Keputusasaannya, tiba-tiba datanglah bantuan dari para dewa..
Hermes, pembawa pesan para dewa, memberitahu kepada Perseus bahwa ia membutuhkan perlengkapan-perlengkapan khusus untuk dapat mengalahkan medusa.. Perlengkapan tersebut ada dibawah penjagaan Sygian Nymph..

Yang mengetahui keberadaan Stygian Nymph adalah Graeae (3 Wanita Kelabu) yang merupakan saudara dari para gorgon.. 3 wanita kelabu itu, hanya memiliki satu bola mata dan satu gigi yang mereka pakai bergantian..

 

Hermes membekalinya dengan sebuah pedang melengkung dari Adamantinum yang dibuat oleh Hephaestus, pandai besi para dewa..

kemudian Athena yang ternyata masih kurang puas menghukum medusa, menginginkan kepalanya untuk digantung di depan perisainya, sehingga perisainya memiliki kekuatan medusa.. Sang dewi pun meminjamkan sebuah perisai yang telah dipoles sedemikian rupa sehingga menjadi seperti cermin..
Athena menginstruksikan Perseus untuk hanya melihat medusa melalui cermin saja supaya tidak membatu..

Setelah itu, Hermes membimbingnya dalam perjalanan panjang menyebrangi samudra, menuju tempat persembunyian Graeae.. disana, diam-diam Perseus mengamati Graeae.. Ketika salah seorang dari mereka selesai dalam gilirannya menggunakan bola mata, wanita itu melepaskan bola mata dari lubangnya, kemudian menyerahkannya kepada saudarinya..

Di saat itulah, ketika tak ada satu pun diantara mereka yang memiliki penglihatan, Perseus merangsek maju dan merebut bola mata serta gigi yang sedang dioper.. Butuh waktu cukup lama hingga Graeae menyadari bahwa seseorang telah mencuri mata dan gigi mereka, karena mereka tidak dapat melihat..

Perseus pun memaksa mereka untuk mengatakan lokasi Sygian Nymph kalau ingin mata dan gigi mereka kembali.. Setelah mereka memberitahu lokasi Stygian Nymph, Perseus tidak mengembalikan mata dan gigi mereka untuk mencegah mereka memperingatkan para gorgon akan kedatangannya..

Hermes kemudian mengantar Perseus menuju tempat yang ditunjukkan oleh Graeae..disana, para Sygian Nymph menyambut Perseus dengan baik dan menyerahkan beberapa peralatan.. Helm Kegelapan milik Hades yang membuat pemakainya menjadi tidak nampak, dan kantong kain perak ajaib yang akan menyesuaikan ukurannya dengan apa yang dimasukkan kedalamnya..

Lalu Hermes meminjamkan sandal bersayapnya pada Perseus dan mengantarnya menuju sarang para gorgon..

sesampainya disana, ia mengenakan helm kegelapan, karena medusa memiliki dua orang saudara yang sama ganas, sehingga ia tidak mau wujudnya diketahui dan akhirnya dikejar untuk balas dendam oleh saudara2 medusa..

Perseus masuk dan berjalan mundur ke arah para gorgon yang sedang tertidur.. ia melihat wujud para gorgon tersebut melalui perisai cermin yang diberikan oleh Athena..

Athena membimbing tangan Perseus untuk menggorok leher Medusa.. Lalu dengan pedang pemberian Hermes, ia berhasil memotong leher monster tersebut.. lalu dari lehernya yang terpotong itu, keluarlah Pegasus dan Chrysaor, Anak hasil hubungan Medusa dengan Poseidon di Kuil Athena..

Perseus memasukkan kepala medusa kedalam kantong perak ajaib, dan bergegas pergi menggunakan sandal bersayap Hermes..

Dua gorgon lainnya terbangun karena lahirnya Pegasus dan Chrysaor, namun tidak dapat menemukan keberadaan orang yang membunuh Medusa..

(BERSAMBUNG)

Sumber

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s