Polemik Syria

image

Perjuangan oposisi untuk menjatuhkan bashar al assad dimaknai sebagai perjuangan rakyat tertindas pada status quo rezim keluarga al assad dan dominasi alawiyah di syria yang terbilang minoritas tetapi memiliki kekuasaan yang bercongkol cukup kuat. Oposisi dengan bantuan media memiliki dukungan yang cukup kuat dari dunia, media membantu membentuk presepsi masyarakat memandang kekuasaan bashar al assad atas negara tersebut. Ketimpangan berita ini membuat kita melihat di air keruh. Peperangan media menjadi peran penting bagi kedua kubu, tidak hanya oposisi yang selalu menjadi korban akan tetapi tidak sedikit dari pemerintah yang juga menjadi korban.

Pertarungan antara 2 kubu ini seakan-akan mewakilkan dari 2 kekuatan besar di dunia dari kubu pemerintah ada iran,china dan rusia begitu juga dengan oposisi yang selalu didukung oleh AS dan saudi yang terkenal keduanya seperti kepala dan buntut karena setiap kemana AS pergi maka disitu pasti ada Saudi yang selalu mendukungnya, persoalan kemanusiaan menjadi no.2 setelah kepentingan politik yang ada. Banyak darah tertumpah sia-sia demi memuaskan segelintir orang untuk memperoleh kekuasaan di atas darah rakyat syria.

Analisis yang perlu kita lakukan ketika melihat polemik di syria ialah bahwa dominasi keluarga assad yang seakan-seakan zaman orde baru di indonesia sudah begitu lama, dan membuat rakyat memberontak dengan rezim tersebut akan tetapi oposisi pemerintah juga bukanlah murni ingin memerdekakan syria dari kekuasaan al assad akan tetapi banyak motif lain dibelakang dari pemberontakan tersebut yang bersifat transnasional.

Tidak ada kebenaran pada kedua kubu ini karena sama-sama mengabaikan kemanusiaan dan mengorbankan banyak rakyat syria yang tidak bersalah, sebagaimana kata huntington bahwa ada benturan peradaban yang akan terjadi antara timur dan barat akan tetapi kita melihat bahwa seluruh rakyat timur tengah mendukung adanya demokrasi sebagaimana barat yang mengadopsi demokrasi lebih dulu. Benturan ini akan segera menyatukan peradaban timur dan barat setelah peristiwa arab spring yang mengguncangkan timur tengah

[archive limit=3]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s