Apakah karena “End Time” anda beragama?

image

Setiap manusia menyadari bahwa waktu itu terbatas, baik waktu hidup seorang individu ataupun waktu bumi dan alam semesta. Setiap individu mengalami keputusasaan bahwa dirinya akan berakhir di kemudia hari dan akan hilang dari permukaan bumi. Keabadian merupakan emas di tengah kehidupan, setiap manusia berharap akan keabadian. Keabadian memberikan harapan kepada manusia untuk lari dari keputusasaan.

Agama menawarkan kehidupan setelah mati eskatologi yaitu kehidupan yang abadi eternal walau secara fisik manusia mati akan tetapi jiwa soul itu abadi. Surga dan neraka merupakan 2 pilihan di dalam kehidupan setelah mati. Apakah surga eksis? Apakah sudah ada yang membuktikannya? Agama berbeda dengan SAINS jika SAINS membutuhkan evidence atau bukti agama membutuhkan fideis atau keyakinan.

Setelah di zaman modern ini SAINS telah menjawab banyak permasalahan apakah agama tetap eksis?

bagi saya agama adalah beyond dari objek yang dibahas oleh SAINS. pada zaman modern ini sangat lucu ketika anda membantah teori evolusi atau end time dengan berdasarkan dalil kitab suci agama. Karena kedua merupakan arus yang berbeda. Saya bukanlah seorang atheist akan tetapi saya hanya percaya pada pertemuan antara agama dan SAINS.

2 thoughts on “Apakah karena “End Time” anda beragama?

  1. Yang terakhir quotenya siapa ya mas?🙂
    Seingatku, sejak SMA sudah banyak literatur yang penelitian yang membantah teori evoluasi darwin, bahkan masih inget jelas, pas dulu SMA, guru biologiku sampai bingung saat kami bawa video video harun yahya. Bahkan sampai diputer bareng di kelas videonya, hahahaha

    Kedua, dari medmbaca-membaca, kok Sains lebih banyak ketinggalan dari pengetahuan agama ya mas? seperti, di qur’an tentang lapisan kandungan, seperti pergantian kulit, seperti langit yang meluas, dll

    • harun yahya banyak jika dilihat dari segi metodologinya banyak kesalahan yang ia lakukan sehingga argumen dari harun yahya tidak dapat diterima ini bukan soal islam atau tidak tapi soal SAINS, ya saya memahami bahwa wahyu agama di atas segalanya akan tetapi wahyu bersifat partikular hanya diimani oleh para penganutnya saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s